Sepanjang hari dan malam, hujan jatuh tiada berhenti. Beberapa saudara-mara terkumpul dalam restauran terletak di Kingsford, dekat kampus utama Universiti New South Wales. Sudah lama saya tidak dapat peluang bergaul dan makan malam dengan hidangan Nusantara Indonesia. Selepas duduk, kami boleh dengar dan lihat satu saluran siaran TVRI.
Makanan Jakarta ada hubungan dengan makanan dari kampungku diPulau Pinang. Ayam bakar dari Java memang hampir makanan Inche Kabin. Rojak dan gaduh gaduh di jual pun di Semanunjung Malaysia, tetapi cara membuat bihun goreng dan sup bihun berlainan.
Ais campur Shanghai terlalu manis, tetapi dihidangkan dengan buah buahan exotik, seperti buah nangka. Cendol terlampau warna hijau dan tidak cukup kelemakan dengan santan yang digunakan.
Majoriti pelanggan di restaurant itu adalah pelajar universiti dari Malaysia, Singapura dan Indonesia. Hidangan yang mereka makan sehampir dengan masakan ibu bapa mereka. Terdapat beberapa kedai makan ala Indonesia dekat Anzac Parade, dengan nama semacam Ratu Sari dan Ayam Goreng Jakarta. Makanan halal pun boleh didapat di dalam satu atau dua kedai. Negara Indonesia tentulah hanya dekat dengan Australia.
Kindly Yours - A collection of writings, thoughts and images. This blog does contain third party weblinks. No AI content is used.
Showing posts with label Kingsford. Show all posts
Showing posts with label Kingsford. Show all posts
Sunday, 20 January 2008
Subscribe to:
Posts (Atom)
Somewhere In Time
Some views hold that time is just a useful invention of humans and not a natural phenomenon. Time management is the basis of human society....
-
The stand out was the steamed fish. The soft juicy bite combined well with the gentle but flavourful light gravy, gracefully...
-
It does not have a wide shop front but diners can go in to sit its long inside interior. Kuroneko feels like a local gathering...
-
I was back in the very second suburb I settled into when first arriving in Australia. The rail station has been modernised, the reta...