Sepanjang hari dan malam, hujan jatuh tiada berhenti. Beberapa saudara-mara terkumpul dalam restauran terletak di Kingsford, dekat kampus utama Universiti New South Wales. Sudah lama saya tidak dapat peluang bergaul dan makan malam dengan hidangan Nusantara Indonesia. Selepas duduk, kami boleh dengar dan lihat satu saluran siaran TVRI.
Makanan Jakarta ada hubungan dengan makanan dari kampungku diPulau Pinang. Ayam bakar dari Java memang hampir makanan Inche Kabin. Rojak dan gaduh gaduh di jual pun di Semanunjung Malaysia, tetapi cara membuat bihun goreng dan sup bihun berlainan.
Ais campur Shanghai terlalu manis, tetapi dihidangkan dengan buah buahan exotik, seperti buah nangka. Cendol terlampau warna hijau dan tidak cukup kelemakan dengan santan yang digunakan.
Majoriti pelanggan di restaurant itu adalah pelajar universiti dari Malaysia, Singapura dan Indonesia. Hidangan yang mereka makan sehampir dengan masakan ibu bapa mereka. Terdapat beberapa kedai makan ala Indonesia dekat Anzac Parade, dengan nama semacam Ratu Sari dan Ayam Goreng Jakarta. Makanan halal pun boleh didapat di dalam satu atau dua kedai. Negara Indonesia tentulah hanya dekat dengan Australia.
Kindly Yours - A collection of writings, thoughts and images. This blog does contain third party weblinks. No AI content is used.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Resilience and Challenges
The West would not necessarily be unable to cope with changes in the future. Resilience of a society can be more important than its wealth....
-
Reducing expectations is a necessary part of the personal process of letting go of the human penchant for attachment. Attachment reinforces ...
-
The world's critical waterway chokepoints affecting trade, supplies, shipping and tourism have always been relevant for a long time now....
-
Does your residential locality offer viable air raid shelters? Even with the contemporary array of military weapons used, a bunker or air r...
1 comment:
Wow your Malay is probably better than mine! As I haven't been writing much of it during my years in Auckland. Very apt for the Indonesian food post...
Post a Comment